Menampilkan Kembali File dan Folder Yang Disembunyikan Oleh Virus

Seringkali, kita mendapatkan masalah pada flashdisk atau memory card kita yang disebabkan oleh virus. Contohnya, folder-folder dirubah menjadi shortcut dan file-file ‘menghilang’ dari tempatnya. Padahal, jika kita melihat kaspasitas USB flash drive (UFD), terlihat masih berisi.
Jika memang begitu keadaannya, scan-lah flashdisk dengan Antivirus. Sekedar informasi, saya menggunakan Norton Antivirus 2008, tapi produk antivirus-antivirus yang lain juga bisa digunakan, seperti Kaspersky atau Avira. Setelah virusnya ‘dibasmi’, bukan berarti file-file yang ter-hidden tersebut bisa langsung muncul kembali dengan sendirinya. Oleh karena itu, coba jalankan perintah berikut melalui Start —Run atau melalui Command Prompt:
attrib -r -h -s F:\*.* /s /d
Perintah tersebut dengan mengasumsikan bahwa flashdisk dideteksi komputer sebagai drive F. Jika ternyata lain, sesuaikan dengan keadaan yang sebenarnya. Misalkan, virusnya menyerang drive G, maka ubah menjadi:
attrib -r -h -s G:\*.* /s /d
Setelah perintah tersebut dimasukkan, klik OK jika menggunakan fasilitas Start — Runatau [Enter] jika menggunakan Command Prompt, selanjutnya Windows akan menghilangkan atribut yang menyebabkan file dan folder disembunyikan, dan ini mungkin akan memakan waktu beberapa saat tergantung jumlah direktori dan file yang ada dalam UFD. Jika memang ‘hilangnya’ folder dan file tersebut memang karena virus seperti yang diperkirakan ini, maka selanjutnya setelah eksekusi perintah tersebut selesai maka folder dan file yang disembunyikan tersebut akan dapat kita lihat kembali.
Lebih Jauh Tentang Perintah ATTRIB
Perintah ATTRIB merupakan perintah yang ada dalam Microsoft DOS dan masih dapat digunakan sampai saat ini termasuk dalam Command Prompt Windows. Perintah ini digunakan untuk memberikan atau menghilangkan atribut tertentu pada suatu file atau folder.
Syntax umumnya adalah sebagai berikut:
ATTRIB [+R | -R] [+A | -A ] [+S | -S] [+H | -H] [[drive:] [path] filename] [/S [/D]]
Keterangan:
+
Digunakan untuk menambahkan sebuah atribut.
Digunakan untuk menghilangkan sebuah atribut
R
Atribut file read-only (hanya dapat dibaca)
A
Atribut file archive
S
Atribut file system
H
Atribut file hidden (disembunyikan)
/S
Memproses semua file dalam semua direktori
/D
Memproses direktori
Dengan mengetahui penjelasan ini, kita pun dapat pula menyembunyikan folder dan file sendiri.
Tapi perlu diingat, folder dan file yang disembunyikan ini, akan tetap dapat terlihat jika kita mengaktifkan tampilan untuk melihat file yang disembunyikan dan file system dari menu Folder Options di Windows Explorer.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s